Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2016
Mampu Produksi Pesawat Generasi Terbaru, Mengapa Tiongkok Membeli Su-35? 17 Februari 2016   VASILIY KASHIN Pembelian 24 unit pesawat tempur Su-35 milik Rusia oleh Tiongkok bernilai sekitar dua miliar dolar AS. Jumlah ini merupakan transaksi terbesar kedua dalam penjualan senjata Rusia ke Tiongkok setelah krisis terjadi. Cetak halaman Bagi Rusia, penandatanganan kontrak ini adalah suatu pencapaian besar. Sumber: Zuma/TASS Tahun lalu, kontrak  pemasokan  empat divisi sistem rudal antipesawat S-400 telah ditandatangani dengan jumlah tidak kurang dari 1,9 miliar dolar AS. Sementara, tak ada satu pun dari kontrak tersebut yang dianggap sebagai akibat dari krisis Ukraina. Negosiasi ini telah dimulai pada 2010 – 2011, dan pada 2014 lalu, banyak isu yang telah diselesaikan. Pengiriman peralatan militer dapat dimulai pada tahun 2016, sedangkan transfer utama tampaknya akan dilaksanakan pada 2017  – 2018. Sebelum penandatanganan k...
Su-35 Benteng Udara Tangguh Indonesia Su-35 adalah pesawat tempur superioritas udara dengan kemampuan serangan permukaan, dan menjadi pesaing utama pesawat tempur Barat seperti F-35, Rafale, Typhoon dan F-15. Media Rusia menyatakan Indonesia berencana untuk membeli 8 pesawat tempur Su-35, dan akan menjadi pelanggan asing kedua setelah China. Jika informasi ini benar, maka Angkatan Udara Indonesia kemungkinan akan menerima beberapa pesawat tempur Su-35K pada tahun 2018. Su-35 yang disebut Super Flanker oleh pihak Barat merupakan pesawat tempur multirole kelas berat. 12 hardpoint dibawah sayap dan badannya mampu mengangkut beragam persenjataan modern rudal udara-ke-udara, rudal anti kapal, bom presisi, rudal serangan darat dan rudal anti-radiasi. Dengan radar pasif Irbis-E, Su-35 dapat mendeteksi target besar seperti pesawat pembom dari jarak 400 km, Su-35 Indonesia juga dapat mendeteksi pesawat tempur siluman J-20 dan F-35 tetangga dengan reflektor radar sekitar 3 m2...