Langsung ke konten utama



Indonesia Bisa Jadi Pembeli Pertama Pesawat Amfibi Be-200 Rusia

Pesawat amfibi Be-200. Foto: Sergey Subbotin/RIA Novosti
Pada Oktober 2015, Presiden Joko Widodo mengutarakan bahwa Indonesia berencana membeli tiga pesawat pemadam kebakaran untuk mengatasi kebakaran hutan. Sumber: Sergey Subbotin/RIA Novosti
Rusia mungkin akan segera menandatangani kontrak pertama pengiriman pesawat amfibi serbaguna Beriev Be-200 dengan Indonesia. Demikian hal tersebut dikabarkan Sputnik, mengutip Presiden United Aircraft Corporation (UAC) Yury Slyusar, Senin (30/5).
"Ada banyak pelanggan asing yang tertarik (dengan Be-200). Sayangnya, hingga saat ini, minat ini tidak berujung pada kontrak nyata. Kami berharap bahwa kontrak pengiriman pesawat dengan Indonesia akan menjadi salah satu kontrak kerja sama teknis pertama," kata Slyusar kepada para wartawan.
Slyusar menambahkan bahwa ketertarikan terhadap Be-200 salah satunya adalah karena keunikan pesawat itu. Be-200 adalah satu-satunya pesawat amfibi reaktif di dunia.


Pesawat Be-200 adalah pesawat amfibi Rusia yang unik dan sangat cocok untuk melakukan misi pemadaman kebakaran. Pesawat ini dapat mendarat di air dan mengangkut ribuan galon air ke dalam lambung pesawat dan kemudian menyemprotkannya ke atas kobaran api. Selain itu, pesawat ini juga dapat dikonfigurasi untuk misi pencarian dan penyelamatan korban pesawat sipil.
Pada Februari lalu, Indonesia dikabarkan berencana membeli empat unit pesawat amfibi Beriev Be-200 Rusia. Menurut sumber dari industri pertahanan Rusia, kontrak akan ditandatangani dalam waktu dekat.
Pada akhir Oktober 2015 lalu, Kepala Staf TNI AU Marsekal Agus Supriatna mengumumkan bahwa pemerintah hendak menambahkan pesawat amfibi Rusia ke dalam armada Angkatan Udara Indonesia. Pesawat tersebut direncanakan akan digunakan sebagai alat utama sistem persenjataan, termasuk di antara tugasnya yaitu membantu penyemaian garam hujan buatan di daerah yang tertimpa bencana asap.

"Agus mengakui, pesawat Be-200 terbukti lebih efektif dalam mengangkut air untuk menyemprot lahan-lahan yang terbakar."


Dengan dua mesin jet di atas sayapnya, pesawat Be-200 dapat lepas landas di landasan pacu yang hanya sepanjang 1.800 meter, di perairan tertutup, bahkan di laut dengan kedalaman lebih dari dua meter dan tinggi ombak 1,2 meter (atau gelombang dengan kekuatan berskala 3).
Pesawat Be-200 milik Rusia ini juga tidak perlu mendarat untuk melakukan pengisian air. Saat melakukan gerakan "planing" (gerakan mengapung di atas air), Be-200 dapat mengumpulkan 12 – 13 ton air dalam waktu 12 – 14 detik. Selain itu Be-200 dapat mengangkut hingga 37.200 kilogram air dan terbang di ketinggian 3.850 tanpa perlu mengisi ulang bahan bakar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ekspor FC-31 China Akan Tingkatkan Resiko Bagi AS Dalam Perang Di Masa Depan BEIJING – Militer AS secara tradisional mengandalkan superioritas udara, namun para pengamat Barat mengatakan bahwa jet tempur siluman China tampaknya akan mengimbangi keunggulan AS, menurut laporan BBC News pada tanggal 2 Januari 2017. Laporan tersebut mengatakan bahwa pesawat tempur siluman terbaru China sudah melakukan terbang perdana, reporter pertahanan Amerika, Davis Axe mengatakan bahwa China mungkin akan mengekspor jet tempur silumannya. Debut FC-31 nomor dua akan membawa China lebih dekat untuk menjadi eksportir pesawat tempur yang mampu menghindari radar dan menarik Amerika Serikat lebih dekat lagi, mungkin suatu hari nanti, pesawat tempur siluman buatan AS akan menghadapi pesawat tempur siluman buatan China dalam pertempuran, kata Axe. Davis Axe menulis di situs The Daily Beast bahwa ekspor jet tempur siluman China bisa menghapus salah satu keunggulan tempur utama Amerika di udara. ...
Su-35 Benteng Udara Tangguh Indonesia Su-35 adalah pesawat tempur superioritas udara dengan kemampuan serangan permukaan, dan menjadi pesaing utama pesawat tempur Barat seperti F-35, Rafale, Typhoon dan F-15. Media Rusia menyatakan Indonesia berencana untuk membeli 8 pesawat tempur Su-35, dan akan menjadi pelanggan asing kedua setelah China. Jika informasi ini benar, maka Angkatan Udara Indonesia kemungkinan akan menerima beberapa pesawat tempur Su-35K pada tahun 2018. Su-35 yang disebut Super Flanker oleh pihak Barat merupakan pesawat tempur multirole kelas berat. 12 hardpoint dibawah sayap dan badannya mampu mengangkut beragam persenjataan modern rudal udara-ke-udara, rudal anti kapal, bom presisi, rudal serangan darat dan rudal anti-radiasi. Dengan radar pasif Irbis-E, Su-35 dapat mendeteksi target besar seperti pesawat pembom dari jarak 400 km, Su-35 Indonesia juga dapat mendeteksi pesawat tempur siluman J-20 dan F-35 tetangga dengan reflektor radar sekitar 3 m2...
Ketika kebanyakan orang di dunia mendambakan perdamaian, namun negara-negara "super power" di dunia tiada henti-hentinya untuk menciptakan senjata kuat dan dekstruktif seperti pesawat tempur, nuklir, tank dan lain sebagainya. Berikut ini adalah 10 Main Battle Tank (Tank Tempur Utama) dari seluruh dunia yang paling canggih, superior dan tercepat. TYPE 99 – CINA  Tipe 99, merupakan tank generasi ke-3 yang dioperasikan oleh Tentara Pembebasan Rakyat Cina. Tercatat sebagai salah satu tank tercepat di dunia. Nama lengkapnya adalah MBT ZTZ99, dianggap sebagai salah satu dari dua belas tank terbaik di dunia. harga per unitnya sekitar 2,5 juta US dolar. Juga dikenal sebagai ZTZ-99 dan WZ-123. Varian terbarunya adalah jenis 99KM. Saat ini merupakan MBT paling canggih yang digunakan oleh Tentara Pembebasan Rakyat Cina. Mulai beroperasi pada tahun 2001. Fitur dan spesifikasi : Memiliki Sistem laser pertahanan aktif JD-4 Mesin kuat Senjata 155mm dengan putaran kinetik ...